SACRED GEOMETRY & SYMBOLS
SACRED GOEMETRY

SACRED GOEMETRY adalah ilmu kuno dan bahasa simbol suci. Ini adalah kunci untuk memahami bagaimana alam semesta ini dirancang karena ini adalah yang paling mendasar dari semua hukum alam. Bahasa ini memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan dan menginformasikan banyak hal. Menciptakan karakter dan esensi. Bentuk dan garis-garis yang menciptakan dasar pikiran untuk hidup berkualitas yang terwujud dalam alam semesta kita (makrokosmos) dan dalam jiwa individual kita (mikrokosmos). Gambar, desain, glyph, dan simbol memberikan jalan untuk membangkitkan pengetahuan tingkat dasar.Dengan ini pikiran super concoius dan subconcious dapat naik permukaan dengan mudah. Perhatikan simbol ini, dan kemungkinan hubungannya antara kehidupan itu sendiri dan simbol yang muncul.
Lingkaran
Lingkaran melambangkan keabadian, persatuan, kesatuan, hukum siklus, kontinuitas, penciptaan, pusat, makrokosmos, hidup yang kekal. Lingkaran adalah garis yang dimulai pada suatu titik dan melintasi kurva sampai kembali ke titik yang sama; tidak memiliki awal dan akhir. Lingkaran yang sejati akan terus berkembang, mewakili manifestasi kehidupan. Ini juga merupakan 360 derajat - kebenaran seluruhnya, bukan kebenaran parsial pada 180 derajat (segitiga).
GARIS
Garis merupakan prinsip dualitas, atau hukum yang bertentangan. Gerakan yang berjalan dalam dua arah yang berlawanan, vertikal dan horizontal, serta kiri dan kanan. Garis vertikal secara simbolis mewakili spiritual turun ke material, juga dikenal sebagai jalur masa depan. Ia memiliki kualitas maskulin; ramah, dinamis, energik, dan memerintah. Lawannya adalah garis horizontal mewakili energi jiwa, feminin, kualitas reseptif, menerima, bagai bumi. Garis ini adalah simbol kuno untuk materi dan dunia materi.
SEGITIGA
Segitiga merupakan tiga dalam satu; satu dalam tiga, prinsip yang mengikat, keseimbangan; keterikatan; kreativitas; pengejewantahan menjadi materi; persatuan hal berlawanan, angka manusia yang sempurna (ayah ibu, dan anak). Segitiga adalah bentuk tertutup pertama yang dapat dibuat dengan garis tunggal. Ini merupakan Trinitas - Bapa Putra dan Roh Kudus; Brahma Siwa Wisnu; Roh Jiwa Materi; Super-conscious Subconscious Conscious. Segitiga adalah 180 derajat, yang berarti kebenaran parsial.
PERSEGI
Persegi merupakan manifestasi; empat elemen dasar, basis, pondasi dan 360 derajat. Empat garis dari persegi adalah simbol bumi. Ada empat penunjuk pada kompas, empat unsur: api, tanah, udara, air, empat sudut dari salib, dll Garam mengkristal dalam bentuk kubus. Kita adalah garam dunia. Bagian keempat berupa tubuh fisik kita ditambahkan pada segitiga Pikiran, Jiwa, dan Roh. Paralelogram serta persegi, mengandung 360 derajat atau kebenaran seutuhnya. Ini merupakan pencapaian penuh. Pemenuhan ini dapat terjadi di badan fisik.
SALIB
Sebuah salib menggambarkan pengorbanan. Sebuah salib berlengan sama panjang mewakili keadilan, keseimbangan, keadilan dan kesetaraan. Titik persimpangan di sama-lengan salib mewakili inti keseimbangan di alam yang lebih tinggi dan alam yang lebih rendah (spirit dan materi).
SWASTIKA
Swastika adalah salib bergerak. Seperti bergerak ada empat aliran energi (bumi, air, udara, api), muncul dari Trinitas dan Roda Api.
WAJIK
Wajik/ berlian merupakan makrokosmos (segitiga bagian atas) dan mikrokosmos (segitiga bagian bawah). Di sinilah kita mengalami pelajaran hidup dengan mengalami kebenaran/kejadian yang saling berlawanan (refleksi cermin dari bagian atas berlian).
PENTAGRAM (BINTANG SEGI-LIMA)
Bintang segi ima merupakan simbol manusia. Anda bisa membayangkan puncak dari bintang menjadi kepala, lengan dan kaki. Ini melambangkan prinsip mental, pikiran dan inteligensi di tempat yang lebih tinggi, dan lima prinsip yang lebih rendah (fisik, eter, astral, lower mental dan higher mental ). Pentagram mewakili pikiran berusaha menuju sifatnya intuitif.
HEKSAGRAM (BINTANG SEGI-ENAM)
Heksagram merupakan keseimbangan energi maskulin dan feminin. Ini adalah aspek yang lebih tinggi dan lebih rendah melakukan penggabungan diri, penyatuan, pengintegrasian. Dua tingkatan realitas - spiritual dan material bersatu sebagai bintang segi enam, Bintang Daud, yang sama dengan 360 derajat - mewakili semua kebenaran.
Dalam dua segitiga bertautan, Philosopher’s Diamond atau Bintang Daud, menyatakan "As Above, So Below" (Di dalam seperti di atas), Hermetic Principle dan Law of Correspondence mencerminkan refleksi kehidupan. Ketuhanan dari atas (segitiga atas) tercermin dalam dunia material bawah (segitiga bawah) oleh karena itu, apa yang kita lihat di dunia materi hanyalah refleksi dari kebenaran.
Kita hidup di dunia ilusi dan melihat hal-hal yang terbalik. Apa yang tampaknya menjadi kutub yang berlawanan melahiran prinsip ketiga dan lebih tinggi duduk di puncak segalanya. Simbol ini membawa kita ke 1 dan 2 dan 3.
Geometri memvalidasi teori bahwa yang kita lihat hanya setengah kebenaran dari segitiga. Jumlah sudut segitiga adalah 180 derajat; jumlah dari sudut persegi adalah 360 derajat; dan lingkaran berisi 360 derajat.
Ketika kita menumpuk segitiga atas diatas sebuah segitiga bawah; kita lihat masing-masing terdiri dari 180 derajat atau setengah persegi dan lingkaran. Sebuah lingkaran berisi semua kebenaran dan kebijaksanaan; itu adalah Kebenaran Mutlak atau Point of Truth. Ketika kita mengintegrasikan atau mensintesis segitiga ini bersama-sama kita mendapatkan 360 derajat, atau seluruh kebenaran.
BINTANG SEGI-TUJUH
Bintang segi tujuh ini memancar pada jarak yang sama. Mereka mewakili tujuh sinar (tujuh aliran kekuatan, tujuh sifat-sifat Allah yang mengungkapkan atribut Ilahi), the Great Breath, periode tujuh tahun, Angka pelengkapan, Angka suci Alam.
LEMINESCATE (ANGKA 8)
Angka ini merupakan integrasi energi yang mengalir bolak-balik, sintesis energi maskulin dan feminin. Titik persimpangan adalah titik integrasi keduanya. Bentuk ini mengungkapkan kekuatan abadi yang selalu menghasilkan kebenaran mutlak, baik vertikal atau horizontal. Ini adalah involusi dan evolusi, siklus pasang dan surut, dalam seperti luar dan luar seperti dalam. Ini merupakan ketakhinggaan, kemajuan, kekuatan dan kepercayaan diri. Ini adalah simbol suci penyembuhan berasal kesetaraan, keseimbangan, dan ritme. . . ritme yang melekat dalam sifat alami
KUBUS
Bentuk ini memiliki delapan permukaan dengan dimensi yang sama - delapan permukaan persegi dan tiga dimensi. Ini melambangkan dua kotak, satu spiritual - satu materi, satu elektrik dan satu magnetik. Ini adalah Kotak Manifestasi. Kubus melambangkan alam, atau yang telah menguasai Alam, yang nyata dengan yang gaib, agen karma - dimana sifat individual dan universal telah bersatu.
THE SPHERE
Di sini, gabungan dari tiga lingkaran membentuk enam setengah lingkaran. Tidak ada ego. Ini adalah penggabungan dari materi, fisik dengan pikiran dan jiwa. Allah tidak terpisah dari kita, atau kita dari Allah.
LINGKARAN DALAM PERSEGI (disebut juga angka dua belas)
Trinitas (karena segitiga berputar membentuk lingkaran) dalam Empat. Lingkaran adalah simbol dari KESATUAN, tanpa awal dan akhir. The Square adalah simbol untuk MANIFESTASI. "Lingkaran dalam persegi" adalah Persatuan dalam Manifestasi, penguasaan alkimia dan magis. Energi mengalir keluar menuju ke dunia nyata, Hembusan Napas, seni penciptaan yang evolusioner.
PERSEGI DALAM LINGKARAN (juga angka dua belas)
Bumi, Air, Udara, Api ditarik kembali ke Trinitas Ilahi. Mengalir kembali ke tengah, ke Pusat, yang merupakan Tarikan Napas, membawa manifestasi alam semesta selaras dengan Pusat. Melambangkan penutupan siklus.
THE SPIRAL
Spiral ini merupakan pertumbuhan dan perubahan, proses evolusi, selalu pada titik baru di ketika jalan terus bergerak, melihat kehidupan dengan mata baru setiap hari dengan eling dan waspada. Spiral bergerak menuju pusat, luar ke dalam, melambangkan jalur yang akan datang, dari spirit ke materi (involusi). Jalan dari pusat ke luar melambangkan jalan pulang (evolusi).
Disadur dari http://leeanndz.com/article/sacred-geometry/
©2014 Lee Ann Dzelzkalns dengan editan
No comments:
Post a Comment